Mutiara yang terlupakan


Senja di lampu merah…….
Mutiara putih berserak
Mengetuk kaca mobil
Bening matanya menatap sendu
Bagai purnama terang tapi suram
Serak suara bersenandung
Tangan mungilnya menghulur harap
Keping receh menari menghiburnya
Tatapan sinis dan kata kasar menampar wajahnya
Senja di persimpangan…..
Kaki-kaki kecil berlari
Mengejar bintang
Sorak ceria bujuk laparnya
Lalu…lelah
Malam menelan alam
Tengah malam Di sudut pertokoan…….
Kaki mungilnya melekuk kedinginan
Rembulan merangkulnya memeluk hanat
Mutiara negeri yang tersia-siakan
Kutakut kembang tak jadi mekar
Mutiara berhenti bersinar

Kaitkata:

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s


Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.